Beranda » 10 Cara Merawat Printer Agar Tidak Mudah Rusak

10 Cara Merawat Printer Agar Tidak Mudah Rusak

cara merawat printer agar tidak mudah rusak

Printer merupakan sebuah perangkat keras yang banyak ditemui di perkantoran. Saya sendiri menggunakan printer guna keperluan pekerjaan di tempat saya bekerja. Printer digunakan sebagai alat untuk mencetak dari soft file menjadi hard file. Sama sepertinya kebanyakan alat elektronik lainnya, printer mempunyai umur pemakaian. Agar umur pemakaian printer panjang sebaiknya ketahui cara merawat printer agar tidak mudah rusak.

Sebuah printer bisa awet untuk digunakan jika mendapatkan perawatan yang tepat. Untuk merawat printer sebenarnya tidak begitu sulit untuk dilakukan. Artikel ini akan membahas cara merawat printer yang mudah untuk dilakukan sehingga printer bisa awet dan tidak mudah rusak.

Cara Merawat Printer Agar Tidak Mudah Rusak

cara merawat printer agar tidak mudah rusak

1. Rajin bersihkan printer

Cara pertama yang mudah untuk dilakukan agar printer memiliki umur yang panjang yaitu dengan rajin untuk membersihkan bagian-bagian printer. Untuk membersihkan printer anda bisa menggunakan kain yang halus saat membersihkan bagian luar atau body printer. Jangan hanya bagian luar saja, anda juga harus rajin membersihkan bagian dalam printer. Biasanya disela-sela bagian dalam printer juga akan kotor jika lama tidak dibersihkan. Gunakan kuas untuk menjangkau bagian dalam printer.

2. Tutup printer jika tidak digunakan

Apabila printer tidak digunakan sebaiknya tutup dengan kain agar mencegah debu menempel atau bahkan masuk ke bagian dalam printer. Pilihlah kain yang tidak terlalu tebal dan tutuplah printer menggunakan kain tersebut namun jangan terlalu rapat. Jika menutup printer terlalu rapat dikhawatirkan printer akan lembab dan dapat menimbulkan kerusakan.

3. Lakukan tes print

Jangan sampai printer tidak digunakan total dalam waktu yang cukup lama. Jika printer lama tidak digunakan bisa-bisa tinta didalamnya akan mengering atau menggumpal pada bagian head printer. Lakukan tes print pada kertas untuk semua warna paling tidak dua hari sekali.

4. Jangan biarkan Cartridge kosong

Jangan biarkan cartridge sampai benar-benar kosong, segera isi ulang jika tinta di dalam cartridge mulai kosong. Tips ini berlaku untuk yang menggunakan tinta isi ulang.

5. Jangan ganti merk tinta

Untuk mencegah kerusakan khususnya pada bagian Cartridge disarankan untuk tidak mengganti merk tinta yang digunakanan. Usahakan merk tinta yang digunakan selalu sama. Namun apabila memang berniat untuk mengganti merk tinta, maka pastikan terlebih dahulu Cartridge benar-benar dalam kondisi kosong. Mengganti merk tinta dapat menyebabkan tinta menggumpal paba bagian head.

6. Jangan sentuh PIN CMOS

Jangan sekali-sekali menyentuh pin cmos, karena pin ini rusak jika terkena listrik static dari tubuh kita. Jika benar-benar diperhatikan, pin ini sudah diberi tanda tangan yang di silang, yang artinya tidak boleh disentuh.

7. Matikan sesuai prosedur penggunaan

Sebaiknya anda perlu mengetahui bagaimana prosedur penggunaan printer termasuk cara mematikannya. Jika mematikan printer dengan cara yang salah maka bisa menyebakan kerusakan pada printer maupun pada perangkat keras lainnya. Secara umum untuk mematikan printer yaitu dengan cara menekan tombol off terlebih dahulu pada printer. Setelah itu anda dapat mencabut kabel printer yang terhubung dengan sumber listrik.

8. Jangan langsung mematikan printer setelah selesai mencetak

Jika printer sering digunakan jangan langsung matikan printer setiap kali habis mencetak. Semua printer memiliki batasan jumlah mencetak. Setiap kita menyalakan printer, ada penghitung yang menambahkan jumlah cetak. Bayangkan selama 8 jam kita mematikan dan menyalakan printer 10 – 20x. Bisa-bisa kita diminta untuk mereset penghitung yang ada pada BIOS printer.

9. Jangan terlalu sering mencetak objek yang terlalu pekat

Usahakan jangan terlalu sering untuk mencetak gambar atau objek yang terlalu pekat contohnya seperti kotak hitam dan objek huruf dengan ukuran yang terlalu besar. Hal tersebut dapat membebani kerja head yang akan berdampak pada umur head printer.

10. Selalu gunakan kertas yang bersih saat mencetak

Untuk mencegah kerusakan pada bagian head printer sebaiknya selalu gunakan kertas yang bersih saat mencetak. Kertas yang kotor dapat menyebabkan kotor pada head printer sehingga tinta printer menjadi macet. Jangan gunakan kertas yang sudah lecek karena dapat tersangkut didalam printer.

Itulah 10 cara merawat printer agar tidak mudah rusak. Tips ini saya dapatkan dari teman kerja saya pada bagian IT yang tentu saja sangat berkompeten dibidangnya. Jadi saya sekarang saya selalu menerapkan tips tersebut untuk merawat printer di tempat kerja maupun printer yang ada di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *